Maqashid Syariah Dalam Perencanaan Keuangan Islami

islamicgin

Maqasid Syariah adalah dasar dari diterapkannya suatu hukum syariah, atau tujuan asas/niat/prinsip atas diberlakukannya syariah atau aturan agama. Termasuk mengatur kehidupan financial seseorang.

Ada tiga tingkatan dalam penerapannya yaitu :

  1. Dhurriyyat / Necessity ( Sesuatu yang bersifat pokok)
  2. Hajiyyat / Needs (Sesuatu yang bersifat sekunder)
  3. Tahsaniyyat/ Luxuries (Sesuatu yang bersifat pelengkap kehidupan/barang mewah)

Diambil dari buku “Sakinah Finance” Karya Luqyan Tamanni & Murniati Mukhlisin, maka dalam penerapan kehidupan belanja ummat Islam harus memperhatikan skala prioritas tiga aspek diatas.

  1. Dhurriyyat / Necessity ( Sesuatu yang bersifat pokok)

Yaitu pemenuhan kebutuhan yang harus diutamakan karena bila tidak dipenuhi  akan menyangkut perlindungan agama, jiwa, keturunan, akal seseorang.

  1. Hajiyyat / Needs (Sesuatu yang bersifat sekunder)

Apabila tidak dikonsumsi tidak menimbulkan darurat/bahaya seperti akan hilangnya akal, nyawa dan harta seseorang.

  1. Tahsaniyyat/ Luxuries (Sesuatu yang bersifat pelengkap kehidupan/barang mewah)

Adalah barang pelengkap/mewah yang wajar dimiliki untuk tujuan kebaikan.

Dalam menata kehidupan secara islami, termasuk menata keuangan keluarga secara Islami, maka sangat perlu untuk dimaksudkan untuk hal hal berikut :

  1. Pemeliharaan agama (hifdhul-din), tujuannya agar hidup sesuai dengan tuntunan agama, sehingga selamat dunia-akhirat
  2. Pemeliharaan jiwa dan kehidupan (hifdhul-hayah), tujuannya agar manusia terjaga jiwa dan kehidupannya
  3. Pemeliharaan intelektual/ilmu pengetahuan (hifdhul-aql), tujuannya agar manusia memiliki peradaban yang lebih baik
  4. Pemeliharaan keturunan (hifdhul-nafs), tujannya agar terjaganya keberlangsungan hidup umat manusia.
  5. Pemeliharaan harta (hifdhul-mall), agar kebutuhan ekonomi dapat terpenuhi, juga agar tidak terjerumus pada kepada kondisi kefakiran dan kekufuran.

Semoga dengan mengetahui skala prioritas dan tujuan pengelolan keuangan dalam Islam, kita bisa menata keuangan sesuai dengan skala prioritas nya, shingga kehidupan ekonomi kita pun bernilai ibadah dan sesuai syariat.

 

Sumber rujukan :

Silahkan Mengisi Pesan Atau Pertanyaan. Cantumkan No Hp atau Alamat Email Anda Untuk Memudahkan Kami Menghubungi Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s