TERBAIK !!! 0813-2067-1151, Wakaf Polis Asuransi, Asuransi Untuk Wakaf, Wakaf Polis Syariah

Asuransi Wakaf, Wakaf Wasiat Polis Asuransi, Wakaf Polis Asuransi Syariah, Asuransi Untuk Wakaf, Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah, Asuransi Wakaf Al Azhar, Dasar Hukum Wakaf Polis Asuransi, Wakaf Polis Asuransi, Asuransi Wakaf Di Indonesia, Wakaf Polis Syariah, Wakaf Polis Prudential, Wakaf Wasiat Polis, Wakaf Polis Online, Hukum Wakaf Polis Asuransi, Wakaf Polis Syariah

 

Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah adalah adalah wakaf berupa polis asuransi syariah yg mana nilai investasinya dan atau manfaat asuransinya diwakafkan oleh tertanggung utama dengan sepengetahuan ahli waris ketika manfaat polis jatuh tempo dan atau wakif (tertanggung ) meninggal dunia.

Program Wakaf Wasiat Polis Asuransi Jiwa Syariah ini di desain secara khusus untuk memenuhi kebutuhan investasi akhirat para wakif melalui wakaf produktif maupun wakaf keagamaan serta kegiatan sosial lainnya.

Program ini disosialisasikan dan ditawarkan oleh Sahabat Wakaf berlisensi yang telah mengikuti Kegiatan Training Sahabat Wakaf dan sesuai amanah dari Al-Qur’an surat Ash-Shaff :2-3 sudah terlebih dahulu memulainya dengan berwakaf dari diri sendiri.

Sumber : http://www.wakafalazhar.or.id/


 

Berikut adalah penjelasan mengenai wakaf polis asuransi syariah, yang akan membantu Anda lebih memahami tentang bagiamana hukum, mekanisme, serta manfaat wakaf polis asurnasi untuk masyarakat luas

 

 

 


Memiliki asuransi jiwa, ternyata memiliki manfaat yang sangat banyak. Apabila kita mengetahui lebih jauh, manfaatnya bukan hanya untuk orang yang bersangkutan atau keluarga, namun manfaat asuransi bisa bermanfaat untuk kebaikan ummat, dengan cara mewakafkan manfaat polis asuransi yang kita miliki.

Manfaat apa kah yang bisa di wakafkan ? Manfaat yang bisa di wakafan adalah manfaat asuransi jiwa. Dimana ketika peserta asuransi meninggal dunia, maka uang pertanggungan yang keluar, diakadkan untuk diberikan ke yayasan wakaf, yayasan sosial, untuk digunakan kepada kebaikan jangka panjang, untuk banyak orang.

Dalam wakaf polis asuransi syariah, peserta asuransi di berikan keleluasan untuk mewakafkan manfaat asuransi nya keseluruhan (100%) atau pun sebagian. Misalnya peserta yang diasuransikan mengakadkan bahwa manfaat asuransi nya akan di berikan 50 % untuk ahli waris dan 50 % untuk di berikan ke lembaga wakaf, untuk kemaslahatan umat.

Dengan hal ini, maka ketika meninggal dunia, pemilik asuransi menjadi pewakaf dengan mewakafkan hartanya yang berupa uang pertanggungan. Sehingga ketika meninggal dunia ia telah mempunyai harta yang di wakafkan, sehingga mempunyai amal jariyah yang terus mengalir kebaikan dan pahalanya kepada kita.

 

 

Advertisements

Silahkan Mengisi Pesan Atau Pertanyaan. Cantumkan No Hp atau Alamat Email Anda Untuk Memudahkan Kami Menghubungi Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s