[Info Penting] Berapa Lama Saya Harus Bayar Asuransi ?? 0813-2067-1151, Asuransi Jiwa Indonesia, Asuransi Jiwa Terbaik, Asuransi Syariah

Banyak calon nasabah di luar sana atau bahkan yang sudah menjadi nasabah asuransi bertanya, sebenarnya berapa lama sih sebenarnya kita harus membayar premi asuransi? Nah apakah Anda juga sama, sudah menjadi nasabah asuransi, tapi masih bingung tentang beberapa hal mengenai waktu pembayaran asuransi.

Pertanyaan ini sebenarnya gampang gampang susah. Umumnya asumsi yang banyak berkembang di masyarakat mengenai masa pembayaran asuransi adalah cukup membayar 10 tahun, 15 tahun setelah itu tidak perlu membayar premi selamanya. Benarkah itu ?

Nah sekarang kita bahas yuks FAQ mengenai PEMAHAMAN YANG BENAR mengenai BERAPA  LAMA KITA HARUS MEMBAYAR PREMI ASURANSI. Agar polis Anda benar benar manfaat, dan benar benar menolong saat di butuhkan. Jangan sampai polis anda tidak aktif, di saat Anda benar benar membutuhkannya.

Nah berikut beberapa hal yang banyak menjadi pertanyaan para nasabah perusahan asuransi, bisa jadi termasuk Anda di dalamnya. Semoga bermanfaat yaa…

Berapa Lama

Q : Berapa lama saya harus membayar asuransi

A : Sebenarnya kita harus membayar asuransi selama kita ingin diproteksi. Apabila kita ingin di proteksi hingga seumur hidup, maka selama itu pula di sarankan untuk tetap membayar premi asuransi, agar anda dipastikan mendapatkan proteksi selamanya.

Q : Loh, ga bisa gitu hanya 10 tahun atau 15 tahun aja, kan males kalo harus bayar sampai seumur hidup

A : Bisa saja anda merencanakan untuk membayar asuransi 10, 15 dan 20 tahun tergantung dengan usia,uang pertanggungan, resiko pekerjaan, dan kondisi kesehatan. Namun setelah 10,15 atau 20 tahun bukan berarti kewajiban membayar anda berhenti selamanya. Tapi dalam hal ini Anda bisa melakukan CUTI PREMI

Q : Cuti premi, maksudnya gimana ?

A : Cuti premi adalah masa anda boleh tidak membayar premi, tentunya setelah saldo anda mencukupi untuk melakukan cuti premi.

Q : Kalau begitu, kapan saya bisa melakukan cuti premi ?

A : Untuk cuti premi tergantung pada usia/biaya tabarru yang ada di polis Anda. Makin muda dan kondisi kesehatan di terima standar, waktu untuk bisa cuti premi bisa lebih cepat. Untuk usia muda (kisaran 20-30 tahun), cuti premi bisa disarankan dilakukan minimal setelah memasuki tahun ke 6 polis (kondisi standar, tidak ada ekstra premi)

Q : Saat cuti premi, apakah polis saya masih aktif dan bisa melakukan klaim ?

A : Saat cuti premi, polis anda masih aktif dan bisa melakukan klaim

Q : Berapa lama saya bisa melakukan cuti premi ?

A : Untuk lama cuti bayar premi, kembali lagi ke usia , karena hal ini berhubungan dengan biaya biaya yang tetap di potong dari saldo investasi. Bisa diestimasikan sesuai dengan usia dan besarnya manfaat asuransi

Q : Oh jadi, ketika saya cuti premi tetap di potong biaya biaya ?

A : Iya

Q : Biaya untuk apa saja ?

A : Setelah tahun ke 5, apabila anda akan melakukan cuti premi, maka biaya yang akan di potong adalah biaya tabbaru dan biaya administrasi saja.

Q : Berapa biaya nya ?

A : Biaya tabarru per orang berbeda dan detail nya tercantum di halaman awal polis setiap nasabah selama 2 tahun dan selanjutnya bisa dilihat di laporan transaksi yg dikirimkan setiap jatuh tempo pembayaran atau laporan tahunan.

Q : Biaya biaya tersebut di potong dari mana ?

A : Dari saldo investasi yang Anda punya di polis asuransi

Q : Misalnya saya bayar premi 1 juta per bulan, kemudian saya cuti setelah tahun ke 5, apakah berarti saldo saya di potong 1 juta per bulan ?

A : Tidak seperti itu. Yang di potong hanya biaya tabarru dan biaya adm yang tertera di polis dan laproran transaksi, bukan berarti saldo Anda di potong 1 juta perbulannya

Q : Kalau saya cuti premi nya kelamaan, ada kemungkinan habis gak saldo investasinya ?

A : Bisa, apabila anda cuti terlalu lama, sehingga saldo investasi anda habis untuk membiayai biaya tabarru dan adm.

Q : Kenapa ya saldo invetasi saya harus di potong biaya tabarru ?

A : Dalam asuransi syariah, biaya tabarru adalah biaya tolong menolong antara anggota asuransi syariah, bisa di istilahkan sebagai iuran membership peserta asuransi. Selama Anda ingin mendapatkan proteksi, maka Anda harus membayar biaya membership tersebut.

Q : Misalnya saya melakukan cuti premi selama 6 bulan, apakah saya harus membayar tunggakan 6 bulan itu langsung ?

A: Anda bisa membayar penuh atau di cicil, sebaiknya memang di bayar penuh, untuk ketenangan asuransi jangka panjang.

Q : Kenapa saya setelah cuti premi di sarankan untuk membayar premi lagi ?

A : Untuk memastikan bahwa kedepannya Anda tetap bisa mendapatkan proteksi selama hidup Anda. Karena seperti yang di bahas di atas, apabila cuti premi nya terlalu lama, maka dana saldo investasi anda lama kelamaan akan habis oleh biaya biaya.

Q : Misalnya saya kelamaan nih cuti premi  nya, dan saldo nya habis, gimana dengan nasib polis saya

A : Apabila cuti premi nya terlalu lama yang menyebabkan dana habis, maka manfaat polis akan berakhir

Q : Diasuransi lain katanya bisa cuma 10 tahun, itu giimana ya ?

A : Sebenarnya 10 tahun itu rencana setor, bukan masa pembayaran premi. Peraturannya sama mengikuti ketentuan di atas. Setelah 10 tahun masih ada biaya biaya asuransi yang di potong dari saldo investasi.

Q : Jadi bagaimana kesimpulan dan sarannya ?

A : Kesimpulannya. Anda melakukan pembayaran premi selama Anda ingin mendapatkan manfaat proteksi. Di tengah perjalanan Anda bisa melakukan cuti premi. Untuk cuti premi disarankan dilakukan setelah tahun ke 6 (Untuk usia yang relatif masih muda dan tanpa riwayat extra premi).

Dan apabila ingin melakukan cuti premi sebaiknya diskusikan dengan agen Anda atau konsultan asuransi Anda, agar bisa mendapatkan saran yang baik mengenai kapan dan berapa lama Anda sudah bisa melakukan cuti premi.

Q : Ada saran atau remainder lain ?

A : Ketika Anda memutuskan untuk berasuransi, maka diniatkan ini adalah perencanaan jangka panjang keuangan Anda. Ketika Anda memutuskan untuk mempunyai Asuransi, maka Anda telah mengatur keuangan masa kini dan mengatur keuangan jangka panjang dengan lebih baik, yang akan menolong Anda ketika benar benar dibutuhkan. Jadi masukanlah asuransi dalam rencana dan pengaturan keuangan jangka panjang Anda.

P.s : Jangan lupa untuk selalu berhubungan dengan agen asuransi Anda, untuk bertanya, berkonsultasi, berdiskusi mengenai program asuransi keluarga Anda.

Karena asuransi adalah program jangka panjang, maka pilihlah program yang tepat dan juga perusahaan yang tepat utuk kebutuhan asuransi keluarga Anda.

Terimakasih yaa, Semoga Bermanfaat ^_^

P.s.s : Oh ya hampir lupa, apabila ingin cari tau lebih banyak tentang asuransi ALLIANZ SYARIAH silahkan hubungi kami di berkahberasuransi@gmail.com atau untuk fast response silahkan menghubungi 081320671151

Ingin dibuatkan ilustasi asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda klik disini

Nuriska Fahmiany RFP ® – Sahabat Asuransi Keluarga Anda

Jl Lombok No 10 Bandung

081320671151

berkahberasuransi@gmail.com

****

TERBAIK !!! Asuransi Jiwa Terbaik, Asuransi Jiwa Allianz Syariah, Pengertian Asuransi Jiwa, Apa Asuransi Jiwa Yang Bagus, Asuransi Jiwa Untuk Orang Tua, Biaya Asuransi Jiwa Allianz, Asuransi Jiwa Syariah, Berapa Premi Asuransi Jiwa, Biaya Asuransi Allianz, Premi Asuransi Terbaik.

Ibu Nuriska Fahmiany RFP ®
Allianz Syariah Indonesia
0813-2067-1151
http://berkahberasuransi.com

Advertisements

Silahkan Mengisi Pesan Atau Pertanyaan. Cantumkan No Hp atau Alamat Email Anda Untuk Memudahkan Kami Menghubungi Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s