Sakit Murah Vs Sakit Mahal

Kali ini kita akan membahas tentang macam macam penyakit dilihat dari sisi biaya yang dikeluarkan ketika seseorang sakit dan harus membayar biaya pengobatan. Dari segi biaya ada penyakit yang masih bisa dikategorikan biaya murah, dan ada penyakit yang bisa dikategorikan penyakit dengan biaya mahal, hingga sangat mahal.

Pemaparan jenis jenis penyakit ini dimaksudkan untuk melihat dan menentukan apa yang perlu di proteksi terlebih dahulu

PENYAKIT BIAYA MURAH

Adalah penyakit penyakit dengan biaya yang bisa relatif murah atau terjangkau untuk dibayar. Rata rata orang masih sanggup untuk membayarnya, walaupun misalnya dia tidak punya asuransi.

Kita ambil contoh, misalnya Tuan A terkena penyakit demam berdarah sehingga harus di rawat di rumah sakit selama 5 hari. dengan estimasi biaya yang keluar kurang lebih sekitar 10 juta rupiah. Nah asumsi nya Tuan A tidak mempunyai asuransi, maka ia pun mempergunakan uang pribadinya. Misalnya Tuan A mempunyai tabungan 5 juta rupiah untuk membayar biaya rumah sakit, karena masih kurang, kemudian ia meminjam dari keluarganya sebesar 3 juta rupiah dan 2 juta dengan menjual gadget nya. Walau tidak mempunyai asuransi, tuan A masih bisa membayar biaya rumah sakit dengan menggunakan tabungan, pinjaman dan menjual barang.

Tuan A berfikir, tidak apa apa dia mengambil tabungannya sebesar 5 juta rupiah, dan meminjam kepada saudaranya sebesar 3 juta rupiah, toh nanti dia bisa bekerja lagi setelah sembuh, karena demam berdarah relatif bisa sembuh dan bekerja lagi kurang lebih setelah dua minggu. Begitu juga gadget nya, tak begitu berdampak besar untuk kehidupan rumah tangganya, karena ia masih punya gadget lain yg masih bisa dipakaim atau nanti bisa membeli yang baru setelah ia sembuh dan dapat bekerja kembali.

 

 PENYAKIT BIAYA MAHAL

Adalah penyakit penyakit yang bisa dikatakan penyakit mahal, penyakit yang menghabiskan banyak dana, penyakit yang pengobatannya dibutuhkan terus menerus.

Masih tuan A, misalnya Tuan A divonis sakit kanker dan tim dokter mengatakan bahwa dibutuhkan DP lebih dari Rp 100.000.000 untuk oprasi, belum termasuk obat obatan, biaya kamar, biaya kemo dsb.

Sama dengan contoh diatas, Tuan A pun tidak mempunyai asuransi, tabungan yang tersedia untuk biaya pengobatan pun sama 5 juta rupiah, sisanya beliau harus cari sendiri. Tuan A berfikir, kekuarangan dana nya 95 juta harus ia dapat dari mana, apabila menjual gedget seharga 2 juta, masih banyak kurangnya, dan apakah ada saudaranya yang mau meminjamkan dana kepadanya sebesar 92 juta ? atau pun harus menjual barang/asset, barang atau aseet apakah yang bisa menutupi biaya rumah sakit nya tersebut ? dan bagaimanakah keluarga tuan A, apabila rumah nya harus dijual ?

Sakit mahal Vs Sakit Murah

 

Prioritas Asuransi Yang Menjadi Prioritas Penting Dimiliki

Pemaparan diatas semoga bisa memberikan gambaran, asuransi jenis apa yag sangat penting untuk dimilki. Asuransi yang bisa mengcover penyakit dengan kategori berat atau sakit kritis seperti kanker, gagal ginjal, stroke, serangan jantung adalah penyakit yang pada kenyataannya sangat banyak menguras biaya (Baca artikel berikut : Biaya pengobatan sakit kanker ) .

Mari kita coba bandingkan antara sakit typus dan kanker -tanpa bermaksud menganggap enteng penyakit tertentu- penyakit mana yang biaya pengobatannya, lama pengobatannya, akibat financial, juga akibat lain yang di timbulkan atas penyakit tersebut, seperti akibat hilangnya kemampuan produktifitas seseorang, kemampuan mencari penghasilan untuk biaya hidup keluarga yang menjadi tanggungannya, biaya pendidikan masa depan anak, juga  habisnya tabungan, terjualnya asset dan sebagainya.

Oleh karena itu sangat penting dan menjadi suatu prioritas untuk mempunyai asuransi yang mengcover sakit kritis atau sakit mahal, yang akan membantu seseorang dari segi financial ketika terkena sakit kritis. Karena ketika seseorang terkena sakit kritis akan banyak dampak yang timbul baik dari segi financial maupun sosial. Biaya sosial ini lah yang banyak tidak di cover oleh asuransi kesehatan biasa, atau asuransi yang disediakan oleh pemerintah. Belum lagi biaya hidup yang harus tetap dibayarkan dan dikeluarkan ketika seseorang terkana sakit kritis, disaat produktifitas ybs sudah semakin menurun.

Langkah bijaknya adalah, segera memiliki asuransi yang lengkap, yang memiliki perlindungan sakit kritis yang dapat diandalkan, untuk Anda dan keluarga.

 

 

Advertisements

One thought on “Sakit Murah Vs Sakit Mahal

Silahkan Mengisi Pesan Atau Pertanyaan. Cantumkan No Hp atau Alamat Email Anda Untuk Memudahkan Kami Menghubungi Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s