Sehatkah Keuangan Keluarga Anda ?

Mengatur keuangan keluarga merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah agar tujuan hidup dapat tercapai, salah satunya melalui pengaturan keuangan. Bagi umat Islam, lebih jauh lagi, perencanan keuangan haruslah mempunyai tujuan agar mendapatkan kemaslahatan dunia dan akhirat.

Kemudian langkah selanjutnya kita perlu untuk melihat sejauh mana “kesehatan” keuangan keluarga kita. Untuk mengukur sehat tidak nya keuangan seseorang/keluarga, dapat dilakukan melalui pendekatan Financial Rasio atau Rasio Keuangan,sebagai berikut :

financial-checkup

Sumber gambar

1. Rasio Likuiditas

Adalah seberapa banyak dana yang  dimiliki seseorang  dalam bentuk likuid (asset tunai atau yang mudah diuangkan). Tujaan mengukur  rasio likuiditas ini, adalah cadangan kas untuk dapat memenuhi kebutuhan darurat.

Rasio likuiditas idealnya adalah 3-6 bulan pengeluaran bulanan.

Jadi misalnya Anda mempunyai pengeluaran rutin per bulan Rp 5 juta, maka idealnya anda mempunyai Rp 30 juta (Rp 5 juta x 6 bulan)  dana kas dalam bentuk likuid.

Jadi misalnya Tuan A, tidak bisa lagi bekerja, maka dana kas likuid ini bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama enam bulan kedepan. Dan karena ini adalah dana darurat, maka sebaiknya dana ini tidak diganggu gugat oleh hal lain, diluar dari hal hal yang bersifat darurat.

2. Likuid Asset

Adalah mengukur seberapa banyak jumlah asset kita dalam bentuk likuid. Asset likuid adalah aseet yang berupa tunai atau setara tunai (yang mudah untuk dicairkan)

Nilai ideal likuid asset adalah 15 % dari kekayaan bersih

Tujuan membentuk dan menjaga likuid asset dalam jumlah ideal adalah agar sewaktu ada keperluan, asset ini akan mudah untuk  dicairkan & digunakan

3. Rasio Tabungan

Adalah menetapkan persentase dana yang harus ditabung

Nilai likuid rasio tabungan ideal adalah minimal 10 % dari pendapatan

Tujuan menetapkan rasio tabungan ini adalah untuk membangun asset. Cara untuk mendapatkan jumlah ideal tabungan adalah dengan meningkatkan/menambah pendapatan atau mengurangi pengeluaran tidak tetap

4. Rasio Hutang (Berdasarkan asset)

Adalah jumlah maksimal hutang yang bisa dimiliki oleh sebuah keluarga.

Jumlah maksimal hutang adalah 50 % dari total asset

Apabila hutang diatas 50 % dari total asset, maka keuangan keluarga bisa dikatakan tidak sehat. Diusahakan bahwa hutang mencapai 0 % pada saat menjelang pensiun.

5. Rasio Hutang (Berdasarkan Pendapatan)

Adalah jumlah maksimal hutang seseorang/keluarga berdasarkan pendapatannya. Tujuan nya adalah menentukan kemampuan membayar hutang.

Jumlah maksimal hutang adalah 35 % dari pendapatan

Hutang ini terdiri dari maksimal 20 % hutang produktif, 15 % hutang konsumtif. Pengelolan keuangan harus dimaksudkan untuk menimalkan atau menjadikannya 0 % secepatnya, maksimal hingga menjelang pensiun. Hutang yang sebaiknya segera dilunasi adalah hutang konsumtif dan hutan jangka pendek.

6. Rasio Investasi

Adalah untuk menghitung jumlah asset yang bisa diinvestasikan. Tujuan dari rasio investasi ini adalah untuk memaksimalkan asset.

Untuk menghitungnya, dilakukan melalui cara :

Rasio Investasi = Jumlah Asset Investasi/Jumlah Kekayaan Bersih

Jumlah Minimal Dana Yang Diinvestasikan adalah 50 %

Sedangkan untuk menghitung kekayaan bersih dihitung melalui :

Kekayaan Bersih = Total Asset-Total Hutang

7. Rasio Solvabilitas

Adalah untuk menghitung kemungkinan kebangkrutan keuangan seseorang. Rasio solvabilitas dapat dihitung dengan cara :

Rasio Solvabilitas = Total Kekayaan Bersih/Total Asset

Jumlah rasio solvabilitas yang sehat, minimal 50 %

8. Pertumbuhan Pendapatan

Pertumbuhan pendapatan yang sehat adalah untuk mengukur apakah pertumbuhannya dapat melampaui inflasi atau tidak.

Perhitungannya :

[(Pendapatan tahun ini-Pendapatan tahun lalu)/Pendapatan Tahun Lalu]-Tingkat Inflasi

Demikian beberapa hal yang perlu dihitung, dalam mengukur tingkat kesehatan keuangan keluarga. Perhitungan keuangan ini sebaiknya dilakukan secara berkala, minimal satu tahun dalam satu kali.

Semoga Bermanfaat,

Nuriska Fahmiany RFP ®

Jl Lombok No 10 Bandung

081320671151

berkahberasuransi@gmail.com

 

 

 

 

Advertisements

Silahkan Mengisi Pesan Atau Pertanyaan. Cantumkan No Hp atau Alamat Email Anda Untuk Memudahkan Kami Menghubungi Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s